Email Header (Raw)

Pada percobaan kali ini, kita akan mencoba melihat isi format dari email yang dikirim dan diterima ke kita dalam bentuk Raw (original) sebelum diubah menjadi tampilan menarik oleh email client kita. Disini saya menggunakan web-client gmail.

Berikut adalah contoh email yang saya kirim:

Dapat dilihat bahwa pada tes email tersebut saya isi dan tandai bagian isi dan subjek, berikut adalah tampilan email yang diterima.

Pada web client gmail, kita dapat melihat file yang diterima dalam format orisinil dengan mengeklik panah kecil yang berada disebelah tombol reply dibagian atas isi email seperti berikut:

Hasil tampilannya adalah format email dalam bentuk orisinalnya:

Bagian attachmentnya sendiri saling dipisah oleh beberapa header yang menjelaskan file attachment tersebut, berikut adalah gambar perbatasan antara dua file attachment.

Perlu diketahui bahwa untuk menentukan format isi dari email, digunakan sebuah standard MIME (Multipurpose Internet Mail Extensions) yang berisi standar mengenai bagaimana isi dari email dapat dikelompokkan. Pada gambar dibawah ini, sebuah bagian khusus dari email yang tadi kita kirimkan dihighlight untuk memperlihatkan bagaimana isi content email ditandai dan dipisahkan oleh sebuah string code yang diberitahukan pada header.

Kemudian setelah boundary dapat dilihat header MIME Content-Type yang menjelaskan tipe isi konten, apakah text atau format lain. Ada tipe header MIME lainnya yaitu Content-Transfer-Encoding yang menentukan bagaimana attachment diencode kedalam file email, biasanya digunakan base64 (seperti yang digunakan oleh email kita diatas).

 

Steganografi

Steganografi adalah seni dan pengetahuan tentang menulis pesan tersembunyi sehingga tidak seorangpun selain pengirim dan penerima yang menduga adanya pesan tersebut. Yaitu sebuah bentuk keamanan melalui ketidaktahuan.

Aplikasi steganografi banyak sekali, mulai dari digital rights management hingga pengiriman pesan singkat kepada agen rahasia. Pada blog ini contohnya kita akan menyembunyikan pesan melalui sebuah tulisan catatan todo list atau orat-oret (catatan yang harus dilakukan). Berikut adalah catatannya :

  1. Makan siang
  2. Jalan-jalan ke mall
  3. Mengunduh file
  4. Coba mengecek konsistensi file hasil submit
  5. Cek rekening listrik
  6. Baca nilai kontrak PT Teknologi Inti
  7. Negosiasikan cuti
  8. Alat voltmeter perlu diperbaiki
  9. Bersihkan dapur, sudah mulai kotor
  10. Periksa ban mobil, sudah mulai goyang
  11. Ikatan Alumni pemilihan tanggal 5 Desember
  12. Estimasi biaya renovasi rumah
  13. Bawa surat penting ke imigrasi
  14. Pesan supplier baru
  15. Periksa ban mobil, sudah mulai goyang
  16. Kaji kemungkinan proyek dibatalkan (resiko proyek)
  17. Unduh file revisi
  18. Foto masa kacil, masih ada nggak ya?

Apakah kalian bisa melihat pesan rahasia didalamnya?

Berikut adalah caranya:

  1. Huruf pesan sesungguhnya adalah nomor catatan mod 5.
  2. Jika hasilnya adalah nol, berarti tidak ada huruf pesan.
  3. Jika dalam catatan tersebut ada tanda baca, gunakan tanda baca.

Hasil pesan tersembunyinya adalah :

“mana beasiswaku?”

Semakin tidak terduga dan aneh metode penyembunyian pesan, maka semakin sulit untuk pihak lain melihat pesan tersembunyi yang kita sampaikan.

Mendeteksi Port Scanning

Pada percobaan kali ini kita akan mencoba untuk mendeteksi port scanning yang dilakukan oleh sebuah komputer terhadap komputer lain menggunakan komputer lain yang terhubung pada network yang sama.

Pada skenario ini akan digunakan tiga komputer yang berbeda, dengan satu komputer sebagai port scanner dan dua komputer lain sebagai korban port scanning sekaligus sniffer yang akan mencoba untuk mendeteksi adanya usaha untuk port scanning.  Untuk melakukan simulasi tersebut, saya menggunakan satu buah PC Windows 7 dengan Oracle Virtualbox, digunakan dua buah Ubuntu 11.10 32-bit yang dijalankan dalam virtual machine.

Yaitu pada skenario ini sebuah komputer A melakukan port scanning terhadap komputer B, dan komputer C, sedangkan komputer B tersebut akan mencoba untuk mendeteksi port scanning tersebut.

Untuk virtualisasi, saya menggunakan Oracle VM Virtualbox karena selain gratis juga handal dan dapat digunakan untuk beragam situasi network.

Agar Host dan Guest dapat saling menemukan alamat IP masing-masing, maka setting network pada virtual machine harus diset pada Bridged Adapter, kemudian dalam masing-masing OS dilakukan setting IP Address dalam subnet yang sama.

Seperti yang dapat dilihat pada gambar dibawah ini, berikut adalah penjabaran alamat IP masing-masing :

  1. Komputer A (Ubuntu32 VM) 167.205.56.153
  2. Komputer B (Windows 7 host) 167.205.56.183
  3. Komputer C (Ubuntu32_2 VM) 167.205.56.151

Pada skenario ini, Komputer A menggunakan nmap untuk melakukan port scanning sedangkan komputer B menggunakan wireshark sebagai sniffer dan komputer C menggunakan tcpdump.

Dikarenakan seorang admin mungkin menangani sebuah jaringan dengan banyak komputer yang terhubung serta bandwidth data yang besar yang bertransaksi diantaranya, sekilas output dari wireshark yang tidak menggunakan filter susah digunakan sebagai alat untuk mendeteksi adanya upaya port scanning.

Dengan menggunakan konsep/strategi bahwa tools port scanning seperti nmap akan mengirimkan sebuah request ping ke tujuan korbannya, kita dapat mengeset sebuah filter pada alat sniffing seperti wireshark untuk hanya menampilkan packet ping. Kemudian setelah kita mendapatkan ada sebuah usaha ping, maka bisa ditelusuri apakah alamat tujuan ping tersebut dibombardir oleh packet tcp dengan port yang berbeda-beda atau tidak, jika ternyata tujuan tersebut dibombardir, berarti ada usaha untuk melakukan port scanning. Strategi ini hanya berlaku seandainya pelaku port scanning tidak menggunakan options pada nmap dan akan berakibat pada “ping scanning” dilakukan secara default atau seandainya pelaku menggunakan option -sP secara explicit yang akan menyalakan fitur  “ping scanning”.

Agar sebuah program sniffer dapat berjalan dengan baik, maka program tersebut harus mendapatkan aliran semua traffic dari network tersebut, untuk itu sebaiknya sniffer dipasang pada router atau gateway, dsb. Pada percobaan kali ini, dikarenakan semua komputer host maupun VM terhubung pada network card yang sama, maka wireshark pada host pada umumnya akan mendetect komunikasi diantaranya (seperti sebuah gateway, router, proxy).

Pada gambar dibawah ini, bisa dilihat program wireshark saat dijalankan dengan filter echo (ping) yang merupakan ICMP (Internet Control Message Protocol) tipe 8 (delapan). Dengan menggunakan filter tersebut, saat tidak ada yang mencoba untuk melakukan port scanning, wireshark tidak akan menampilkan apa-apa.

Dengan melakukan nmap pada komputer A terhadap komputer C maka akan didapatkan keterangan bahwa semua 1000 port yang discan pada komputer C ditutup. Hal tersebut memang benar karena saya tidak menyalakan services apapun pada Ubuntu VM 2.

Saat komputer A mencoba untuk melakukan port scanning ke komputer C, maka wireshark pada komputer B akan mendeteksi adanya ping dari komputer A ke C.

Kemudian seorang sysadmin dapat mengecek apakah ping tersebut adalah usaha untuk melakukan port scanning atau tidak dengan mengecek apakah ada kiriman paket-paket tcp dengan beragam port dari komputer A ke C.

Ternyata setelah dicek, ada serangkaian bombardir paket tcp ke berbagai port yang berbeda oleh komputer A (167.205.56.153) ke komputer B (167.205.56.151). Hal yang sama juga akan terjadi saat komputer A melakukan port scanning terhadap windows 7 yang merupakan host. Saat komputer A melakukan port scanning, ia akan menemukan beberapa port yang terbuka karena saya mematikan firewall dan menyalakan services pada OS tersebut.

Sama seperti sebelumnya, akan muncul tanda bahwa ada sebuah ping dari komputer A ke C.

Kemudian setelah ditelusuri, ternyata ada usaha bombardir paket TCP pada beberapa port yang berbeda.

Dengan demikian, maka diatas telah dipaparkan bagaimana sebuah komputer dapat digunakan untuk mendeteksi adanya usaha port scanning pada dirinya sendiri, maupun terhadap komputer lain yang trafficnya melalui komputer tersebut (router, gateway, proxy).

DNS itb.ac.id dan detik.com

Dengan menggunakan beberapa tools, termasuk internet tools didapatkan data untuk detik.com dan itb.ac.id sebagai berikut :

Untuk itb.ac.id

 

Untuk detik.com

 

Dengan demikian maka :

Pendaftar domain (whois)

Untuk itb.ac.id

person:

address:  Jl tamansari no 64

Bandung

e-mail:  basuki@itb.ac.id

org: Institut teknologi Bandung

source:  register.net.id # Filtered

Untuk detik.com

Siberkom, PT. Agranet Multicitra

Aldevco Octagon Building lt 2

Jl. Warung Jati Barat Raya 75

Jakarta, DKI Jakarta 12740

IN

Domain Name: DETIK.COM

Administrative Contact, Technical Contact:

Siberkom, PT. Agranet Multicitra

billing@registercentre.com

Aldevco Octagon Building lt 2

Jl. Warung Jati Barat Raya 75

Jakarta, DKI Jakarta 12740

IN

+62 21 7941177 fax: +62 21 7941176

Name Server (NS) domain

Untuk itb.ac.id

itb.ac.id NS 4 hours sns-pb.isc.org
itb.ac.id NS 4 hours ns2.itb.ac.id
itb.ac.id NS 4 hours ns3.itb.ac.id
itb.ac.id NS 4 hours ns1.ai3.net
itb.ac.id NS 4 hours ns1.itb.ac.id

Untuk detik.com

detik.com NS 1 day ns.detik.net.id
detik.com NS 1 day ns1.detik.net.id

Mail Exchange (MX) domain

Untuk itb.ac.id

itb.ac.id MX 4 hours 10 mx1.itb.ac.id
itb.ac.id MX 4 hours 20 mx2.itb.ac.id

Untuk detik.com

detik.com MX 1 day 30 ASPMX4.GOOGLEMAIL.com
detik.com MX 1 day 30 ASPMX5.GOOGLEMAIL.com
detik.com MX 1 day 10 ASPMX.L.GOOGLE.com
detik.com MX 1 day 20 ALT1.ASPMX.L.GOOGLE.com
detik.com MX 1 day 20 ALT2.ASPMX.L.GOOGLE.com
detik.com MX 1 day 30 ASPMX2.GOOGLEMAIL.com
detik.com MX 1 day 30 ASPMX3.GOOGLEMAIL.com

Zone Transfer

Zone transfer dapat dilakukan untuk itb.ac.id namun tidak dapat dilakukan untuk detik.com

Untuk itb.ac.id

Untuk detik.com

Berapa tingkat fourth level domain

Dengan mengolah hasil file output file diatas menggunakan notepad++ dan excel,

berikut adalah daftar fourth level domain yang didapatkan (total 591)

www.8eh 167.205.31.46
aaei 167.205.3.6
academic 167.205.27.102
afm 167.205.44.8
print.afm 167.205.55.7
proxy.afm 167.205.44.23
wifi.afm 167.205.55.6
ai3-indonesia-ether 167.205.23.2
ns.akademik 167.205.110.12
mail.alumni 167.205.1.76
sim.alumni 167.205.50.67
antivirus 167.205.1.71
antivirus-ng 167.205.1.53
antivirus-slb 167.205.1.73
apache2006 167.205.3.3
apccas2002 167.205.65.6
www.appliedgeology 167.205.16.13
gtw.arc 167.205.3.1
gtw.arc 167.205.23.9
arsip 167.205.108.144
wss.arsip 167.205.108.160
ns1.as 167.205.7.2
astronomi 167.205.82.5
astronomy 167.205.7.4
www.aula-barat 167.205.50.56
auth 167.205.23.30
av1 167.205.1.71
av2 167.205.1.68
backup-hosting 167.205.50.80
backup-mx 167.205.1.72
backup-students 167.205.22.171
backup-zone 167.205.50.74
bangda 167.205.23.21
beasiswa 167.205.50.56
berkala 167.205.50.56
billing 167.205.22.115
billing-ng 167.205.22.115
biostrat 167.205.50.56
blogs 167.205.50.29
stats.blogs 167.205.50.29
boinc 167.205.23.38
brocade 167.205.23.20
builder 167.205.22.107
cache 167.205.22.103
cache-1 167.205.22.104
cache-2 167.205.22.105
cache1 167.205.22.103
cache2 167.205.22.103
cache3 167.205.23.15
cache4 167.205.23.27
calonadmin 167.205.23.54
cam 167.205.79.185
campuschannel 167.205.49.4
cas 167.205.79.188
cbsed 167.205.41.2
mail.ccar 167.205.110.2
mail.ccar 167.205.110.131
noc-146.ccar 167.205.108.146
cisco-dialin1 167.205.23.65
cisco-dialin10 167.205.23.74
cisco-dialin11 167.205.23.75
cisco-dialin12 167.205.23.76
cisco-dialin13 167.205.23.77
cisco-dialin14 167.205.23.78
cisco-dialin3 167.205.23.67
cisco-dialin4 167.205.23.68
cisco-dialin5 167.205.23.69
cisco-dialin6 167.205.23.70
cisco-dialin7 167.205.23.71
cisco-dialin8 167.205.23.72
cisco-dialin9 167.205.23.73
cisco-en 167.205.23.30
cisco-en 167.205.151.37
cisco-en-en 167.205.125.2
cisco-en-en 167.205.151.38
cnrg-lib 167.205.23.19
northwood.cnrglab 167.205.22.167
northwood.cnrglab 167.205.22.167
prescott.cnrglab 167.205.22.166
ns.comlabs 167.205.79.4
commodo 167.205.34.16
compscience 167.205.41.3
course 167.205.50.56
crep 167.205.7.194
crs 167.205.98.166
cvsup 167.205.50.9
da 167.205.108.131
datacenter 167.205.108.158
db 167.205.22.114
dcpusat 167.205.110.242
develop 167.205.23.21
developer 167.205.23.21
dies50-challenge 167.205.50.12
diesemas 167.205.108.131
digilib 167.205.50.50
dimas 167.205.34.16
dirdikpp 167.205.27.110
distancE-courses 167.205.22.108
distantlearning 167.205.22.116
ditbang 167.205.50.5
dl 167.205.79.19
dlo 167.205.9.110
dlomail 167.205.9.107
dns-anycast 167.205.30.5
dokodemo 167.205.23.5
e-course 167.205.4.8
ebs 167.205.50.2
dc.lskk.ee 167.205.66.7
web.lskk.ee 167.205.66.4
ns.telecommesh.ee 167.205.64.116
vlsi-1.ee 167.205.65.1
eii 167.205.65.164
eis 167.205.50.12
ejournal 167.205.4.8
el92 167.205.23.19
epsdl 167.205.50.141
ezmlm-web 167.205.23.6
ns.fa 167.205.68.3
faraday 167.205.22.124
find 167.205.50.56
forum 167.205.23.21
ftp 167.205.50.9
ftpsearch 167.205.22.108
ganeca2 167.205.22.104
ganechat 167.205.1.233
ganesha 167.205.23.21
ganeshatv 167.205.49.210
mail.ganeshatv 167.205.49.210
gate-vhf 167.205.5.35
gate-vhf 167.205.128.52
router.gc 167.205.16.33
router.gc 167.205.16.65
router.gc 167.205.16.129
router.gc 167.205.16.193
router.gc 167.205.30.2
gcca 167.205.39.90
gdsrv.gd 167.205.98.2
gdl 167.205.4.8
geoaplika 167.205.13.131
dns.geoph 167.205.30.86
geothermal 167.205.12.71
grid 167.205.50.56
boinc.grid 167.205.23.68
ce-tf.grid 167.205.55.133
glite-bdii.grid 167.205.1.134
glite-ce.grid 167.205.1.133
glite-se.grid 167.205.1.131
glite-ui.grid 167.205.1.130
glite-wms.grid 167.205.1.132
gpu2.grid 167.205.50.62
gridai3.grid 167.205.23.17
mapserver.grid 167.205.23.21
oem.grid 167.205.23.60
vm1-ce.grid 167.205.1.195
vm1-se.grid 167.205.1.196
vm1-ui.grid 167.205.1.194
vm1-wms.grid 167.205.1.197
vm10-ce.grid 167.205.1.231
vm10-se.grid 167.205.1.232
vm10-ui.grid 167.205.1.230
vm10-wms.grid 167.205.1.233
vm11-ce.grid 167.205.1.235
vm11-se.grid 167.205.1.236
vm11-ui.grid 167.205.1.234
vm11-wms.grid 167.205.1.237
vm12-ce.grid 167.205.1.239
vm12-se.grid 167.205.1.240
vm12-ui.grid 167.205.1.238
vm12-wms.grid 167.205.1.241
vm13-ce.grid 167.205.1.243
vm13-se.grid 167.205.1.244
vm13-ui.grid 167.205.1.242
vm13-wms.grid 167.205.1.245
vm14-ce.grid 167.205.1.247
vm14-se.grid 167.205.1.248
vm14-ui.grid 167.205.1.246
vm14-wms.grid 167.205.1.249
vm15-ce.grid 167.205.1.251
vm15-se.grid 167.205.1.252
vm15-ui.grid 167.205.1.250
vm15-wms.grid 167.205.1.253
vm2-ce.grid 167.205.1.199
vm2-se.grid 167.205.1.200
vm2-ui.grid 167.205.1.198
vm2-wms.grid 167.205.1.201
vm3-ce.grid 167.205.1.203
vm3-se.grid 167.205.1.204
vm3-ui.grid 167.205.1.202
vm3-wms.grid 167.205.1.205
vm4-ce.grid 167.205.1.207
vm4-se.grid 167.205.1.208
vm4-ui.grid 167.205.1.206
vm4-wms.grid 167.205.1.209
vm5-ce.grid 167.205.1.211
vm5-se.grid 167.205.1.212
vm5-ui.grid 167.205.1.210
vm5-wms.grid 167.205.1.213
vm6-ce.grid 167.205.1.215
vm6-se.grid 167.205.1.216
vm6-ui.grid 167.205.1.214
vm6-wms.grid 167.205.1.217
vm7-ce.grid 167.205.1.219
vm7-se.grid 167.205.1.220
vm7-ui.grid 167.205.1.218
vm7-wms.grid 167.205.1.221
vm8-ce.grid 167.205.1.223
vm8-se.grid 167.205.1.224
vm8-ui.grid 167.205.1.222
vm8-wms.grid 167.205.1.225
vm9-ce.grid 167.205.1.227
vm9-se.grid 167.205.1.228
vm9-ui.grid 167.205.1.226
vm9-wms.grid 167.205.1.229
wiki.grid 167.205.50.5
groups 167.205.23.6
gw-hf 167.205.129.33
gw-paume 167.205.21.113
hayati 167.205.25.194
go2k.hayati 167.205.25.199
inec.hayati 167.205.25.221
hitbox 167.205.22.123
hmm 167.205.50.5
ns.hosting 167.205.50.5
humas 167.205.27.13
hydraulic 167.205.26.67
ic-design 167.205.24.55
icap 167.205.22.99
icpco2007 167.205.37.2
ict 167.205.79.19
ictmp 167.205.42.227
idln 167.205.23.27
ied 167.205.108.131
ns.if 167.205.32.2
IIE 167.205.3.3
iiwas2002 167.205.23.27
im 167.205.50.68
ims 167.205.64.91
indonesia-itb-ether 167.205.22.125
indonesia-itb-ether 167.205.23.3
wss.inherent 167.205.108.160
gerbang.inkubator 167.205.30.166
gerbang.inkubator 167.205.106.65
ins 167.205.67.7
ins 167.205.67.225
www.ioaa2 167.205.49.2
www.ip 167.205.23.28
ipv6 167.205.23.14
weblog.ipv6 167.205.8.2
irctr 167.205.48.24
isnet 167.205.21.120
ITB-bosscha 167.205.207.4
itb-inherent 167.205.132.1
itb1-v6-router 167.205.30.20
itb2-v6-router 167.205.30.26
itb3-v6-router 167.205.30.34
itb4-v6-router 167.205.62.18
itb5-v6-router 167.205.30.58
www.itbexpo2008 167.205.108.140
itbgtw 167.205.21.112
itforum 167.205.25.3
jaktri 167.205.106.21
jica 167.205.108.146
pmc.jica 167.205.108.146
pmis.jica 167.205.22.188
www.jica 167.205.108.146
jira 167.205.23.14
jomar 167.205.78.123
journal 167.205.23.12
www.juandacenter 167.205.50.56
kabinet-km 167.205.108.140
kaderisasi-admin 167.205.12.69
kamus 167.205.1.73
kantorwrma 167.205.50.54
kb 167.205.23.14
kealumnian 167.205.61.6
kemitraan 167.205.27.42
km 167.205.50.56
sim.km 167.205.50.56
kolaborasi 167.205.79.15
kppwk 167.205.27.225
kppwk 167.205.31.37
kuliah3 167.205.50.27
LabtekV-Cat6-GEC-1 167.205.17.9
LabtekV-Cat6-GEC-3 167.205.17.6
LabtekV-Cat6-Lo-0 167.205.17.252
LabtekV-Cat6-Mgmt 167.205.16.129
LabtekVIII-Cat6-GE3-4 167.205.1.47
LabtekVIII-Cat6-GEC-1 167.205.17.2
LabtekVIII-Cat6-Lo-0 167.205.17.253
LabtekVIII-Cat6-Mgmt 167.205.16.65
LabtekVIII-Cat6-NS3-FE4-2 167.205.14.138
langit 167.205.34.93
lb1-mx 167.205.1.65
ldap 167.205.22.118
ldap-ng 167.205.22.118
library 167.205.4.4
ns.lms-inherent 167.205.108.160
loedroek 167.205.50.5
logger 167.205.22.108
logger-ng 167.205.22.122
logistik 167.205.7.131
mail.logistik 167.205.7.132
new.logistik 167.205.7.131
server3.logistik 167.205.7.142
server4.logistik 167.205.7.190
lp4 167.205.50.5
lpadrc 167.205.23.20
lpse 167.205.50.58
lte 167.205.24.77
lumbung1 167.205.50.11
lumbung1-v2 167.205.50.53
lumbung2 167.205.50.52
lumbung2-v2 167.205.50.28
lumbung3 167.205.50.60
m 167.205.1.46
mailadm 167.205.23.6
mailadm-ng 167.205.23.26
mailalumni 167.205.1.76
mailtracking 167.205.108.149
maisy 167.205.27.103
maroon 167.205.41.3
gtw.material 167.205.11.254
dns.math 167.205.6.2
dns.math 167.205.6.65
maxwell 167.205.50.9
mcp-books 167.205.22.116
merger 167.205.50.66
dns.meteo 167.205.52.1
ftp.microsoft 167.205.27.51
migrasi 167.205.23.22
gw-ta.mining 167.205.30.3
mirror-ng 167.205.50.9
mm 167.205.19.11
mobilcikal 167.205.50.5
mohonmaap 167.205.67.162
monitoring 167.205.23.19
monitoring-temp 167.205.23.50
monitoringv2 167.205.23.26
ns.ms 167.205.15.81
multimedia 167.205.49.2
mail.multimedia 167.205.49.2
mx 167.205.1.67
mx-in 167.205.23.6
mx0 167.205.23.30
mx1 167.205.23.6
mx1-new 167.205.23.34
mx1a 167.205.23.6
mx2 167.205.1.67
mx2 167.205.23.7
mx3a 167.205.1.54
mx3a 167.205.23.13
mx4 167.205.1.69
mx4a 167.205.1.36
mx4a 167.205.1.54
mx5 167.205.1.73
mx6 167.205.23.26
mx7 167.205.1.66
newsadmin 167.205.50.26
nic 167.205.22.118
nic-ng 167.205.22.118
nicadm1 167.205.126.241
ns.nii 167.205.67.5
ninja-hattori 167.205.22.126
nms 167.205.23.29
routerproxy.noc 167.205.23.14
noc-ccar 167.205.1.73
noc-sps 167.205.22.120
public.ns 167.205.50.90
ns-new 167.205.108.145
ns1 167.205.23.1
ns1b 167.205.23.7
ns2 167.205.22.123
ns2a 167.205.22.102
ns3 167.205.30.114
ns4 167.205.22.122
cnrg.nt 167.205.22.168
ntp 167.205.22.108
oceanography 167.205.39.127
ohu2007 167.205.108.140
old-ganesha 167.205.23.9
old-pusat 167.205.108.131
old-students 167.205.1.75
olimpiade2007 167.205.108.140
olimpiadealquran 167.205.3.6
openbsd-lab 167.205.50.73
opencores 167.205.65.6
order 167.205.50.92
archive.order 167.205.50.66
files.order 167.205.50.66
old.order 167.205.50.66
www.osn-astro 167.205.49.1
owb 167.205.108.203
p2p-fsrd-to-arsi 167.205.30.186
packetscanner 167.205.22.113
www.pas 167.205.22.120
PAU-Cat6-FE4-1 167.205.23.2
PAU-Cat6-FE4-7 167.205.22.125
PAU-Cat6-GE2-6 167.205.4.1
PAU-Cat6-GE2-7 167.205.18.210
PAU-Cat6-GE2-8 167.205.24.5
PAU-Cat6-GE3-1 167.205.9.244
PAU-Cat6-GE3-2 167.205.6.1
PAU-Cat6-GE3-4 167.205.7.129
PAU-Cat6-GEC-1 167.205.17.1
PAU-Cat6-GEC-2 167.205.17.5
PAU-Cat6-Lo-0 167.205.16.253
PAU-Cat6-Mgmt 167.205.16.1
pau-cat6k-vlan6 167.205.23.97
maingtw.paume 167.205.22.123
www.paume 167.205.24.34
pdpt 167.205.108.140
perencanaan 167.205.108.123
petakampus 167.205.108.138
pinri 167.205.23.8
pinteraktif 167.205.49.29
hf.poly 167.205.129.40
portal 167.205.50.25
wss.portal 167.205.108.160
portsnap 167.205.50.9
poss 167.205.50.56
power 167.205.79.14
ppmb 167.205.27.193
ppmb 167.205.31.36
mail.ppmb 167.205.27.193
ppt 167.205.106.21
premium 167.205.30.97
pringgapuk 167.205.49.131
profil-kaderisasi 167.205.3.51
prohil 167.205.25.249
psda 167.205.7.226
psdi 167.205.50.56
info.psdi 167.205.108.134
info1.psdi 167.205.27.149
kolaborasi.psdi 167.205.79.7
pstk 167.205.50.5
www.ptkk 167.205.65.25
pusat 167.205.50.30
ftp.pusat 167.205.108.145
repository.pusat 167.205.108.145
pusat-lama 167.205.27.51
pusat2 167.205.108.132
R11 167.205.126.245
ra01b 167.205.15.8
ra01b 167.205.15.113
ra02 167.205.30.19
ra02 167.205.30.41
ra11 167.205.15.132
ra11 167.205.15.193
RA12 167.205.30.102
RA12 167.205.82.222
ra13 167.205.15.225
ra13 167.205.15.242
ra5 167.205.31.98
radius 167.205.23.53
rapidshare 167.205.50.9
rbn 167.205.23.18
rbn1 167.205.22.118
register 167.205.108.125
relasialumni 167.205.106.34
rict 167.205.79.19
rnd 167.205.44.23
rusnas-cf 167.205.23.36
poesia1.rusnas-cf 167.205.23.4
poesia2.rusnas-cf 167.205.23.16
s 167.205.1.72
www.sa 167.205.108.140
sac-en 167.205.151.254
ns.salman 167.205.105.100
samba 167.205.22.170
ns1.sampoernasbm 167.205.30.51
sappk 167.205.100.6
al.sappk 167.205.50.56
mail.sappk 167.205.100.7
rk.sappk 167.205.50.56
sappk2 167.205.50.56
al.sappk2 167.205.100.6
rk.sappk2 167.205.100.6
Router.sbm 167.205.29.1
Router.sbm 167.205.29.65
Router.sbm 167.205.29.129
Router.sbm 167.205.30.51
scout 167.205.43.94
sdm 167.205.108.180
www.sdm 167.205.108.130
server3 167.205.7.134
ns1.si 167.205.46.3
sia 167.205.108.140
siaman 167.205.108.184
sibf2008 167.205.42.227
singalodra 167.205.22.164
sipx 167.205.50.71
sisfoperencanaan 167.205.27.57
siskeu 167.205.108.143
siskeu01 167.205.108.141
sispran 167.205.108.124
sispran2 167.205.108.106
skd 167.205.108.140
ns.skd 167.205.106.129
smtp 167.205.23.26
snmptn 167.205.1.46
soi 167.205.79.14
irc.soi 167.205.108.155
soi-server 167.205.23.110
sop-pep 167.205.1.91
spe 167.205.12.182
www.spi 167.205.50.56
www.spm 167.205.50.56
spns 167.205.23.28
staff 167.205.50.30
mail.staff 167.205.50.30
stat 167.205.22.117
stats 167.205.50.67
www.strategi-belajar 167.205.110.114
streamv6 167.205.23.51
students 167.205.1.72
zimbra.students 167.205.23.23
students-ng 167.205.22.108
suk 167.205.61.130
backup.suk 167.205.61.131
www.suk 167.205.61.130
svnserver 167.205.132.11
sysapp 167.205.22.1
TeknologiInformasi 167.205.23.8
telecommunication 167.205.64.34
i2broadband.telecommunication 167.205.64.35
tssa2008.telecommunication 167.205.64.35
telekomunikasi 167.205.64.35
telematic 167.205.64.61
ns1.tf 167.205.44.3
thinclient 167.205.108.147
ns1.ti 167.205.30.193
tpb 167.205.79.14
tunnel-inherent 167.205.23.66
tutor 167.205.55.219
u2l 167.205.7.230
ubala 167.205.50.56
uka 167.205.102.2
unioncatalogues 167.205.50.51
unisispran 167.205.108.123
upi 167.205.108.140
ns.usdi 167.205.108.146
usdi-imhere 167.205.108.158
usdi-reps 167.205.132.11
vclass 167.205.23.101
vic-rat 167.205.23.99
video 167.205.108.181
virtual-university 167.205.48.98
ns1.vlsi 167.205.65.1
vpn 167.205.23.8
mobile.vpn 167.205.23.8
premium.vpn 167.205.30.97
vpn-v6 167.205.23.51
vproject 167.205.50.50
biomed.vproject 167.205.50.50
biomedika.vproject 167.205.50.50
el82.vproject 167.205.50.50
game.vproject 167.205.50.50
lte.vproject 167.205.50.50
masadepan.vproject 167.205.50.50
polling.vproject 167.205.50.50
pptik.vproject 167.205.50.50
waveLAN-disnak 167.205.207.10
WaveLAN-DisNak-ITB 167.205.207.74
wavelan-ikip 167.205.207.3
WaveLAN-ITB-Lapan 167.205.207.8
WaveLAN-ITB-midc 167.205.207.7
waveLAN-ITB-RadNet 167.205.23.97
waveLAN-ITB-RadNet 167.205.23.105
WaveLAN-ITB-Unisba 167.205.207.9
waveLAN-RadNet-ITB 167.205.23.106
waveLAN-ypkp 167.205.207.6
web 167.205.50.56
webhosting 167.205.23.8
webhosting 167.205.23.253
webkampus 167.205.21.120
webservice 167.205.110.242
webservices-sispran 167.205.108.122
windowsupdate 167.205.23.43
ns.wrm 167.205.80.1
www 167.205.1.46
www1 167.205.1.34
www2 167.205.50.61
www3 167.205.50.56
xxx 167.205.22.108
ZD1 167.205.63.13
ZD2 167.205.63.62
ZD3 167.205.63.92
zimbra 167.205.23.23
registrasi.zimbra 167.205.23.23
mail.zimbra-pusat 167.205.50.30

Penulisan referensi dalam penulisan karya ilmiah teknik elektro

Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai tata cara penulisan referensi tulisan didalam sebuah karya ilmiah. Khususnya yang dibahas adalah mengenai karya ilmiah untuk teknik elektro yang akan disubmit ke IEEE. Bahan rujukan yang digunakan dalam artikel ini dapat dicari pada URL :

http://library.rit.edu/userservices/pubschol/IEEEGuidelines.pdf

Jika anda ingin mengakses referensi penulisan yang lengkap mengenai penulisan sebuah karya ilmiah, maka anda dapat mengakses URL :

http://budi.insan.co.id/books/thesis/tulis.pdf

Dalam rangka menjunjung kode etik sebagai seorang akademisi, serta menghargai sumber informasi yang didapatkan,  maka dalam penulisan karya ilmiah perlu disebutkan dari mana kita mendapatkan informasi tersebut.

Kutipan informasi yang digunakan didalam karya ilmiah yang ditulis perlu diberikan penanda yang menunjukkan darimana sumber kutipan tersebut. Setelah setiap kutipan atau rujukan terhadap materi external maka perlu diberikan sebuah tanda penomoran  referensi yang dibuka dan ditutup dengan sebuah kurung siku.  Contohnya adalah :

  • “Berdasarkan penelitian mengenai respon sistem yang telah ada sebelumnya [1], maka..”
  • “Sebuah sistem mekanis dapat menunjukkan sifat histerisis [2] dikarenakan…”

Setiap referensi yang telah ditandai pada tulisan karya ilmiah yang ditulis harus ditambahkan kedalam daftar pustaka tulisan. Bahan rujukan yang digunakan dapat berupa tulisan cetak maupun elektronis. Berikut adalah tata cara penulisan beberapa media informasi :

Artikel dalam Jurnal

Format Standar

[#] A. A. Author of article. “Title of article,” Title of Journal, vol. #, no. #, pp. page number/s, Month year.

Contoh :

R.R. Yager, “Multiple objective decision-making using fuzzy sets,” International  Journal of Man-Machine Studies, vol. 9, no. 4, pp.375-382, Jul. 1977

Buku

Format Standar

[#] A. A. Author/editor, Title: Subtitle (in italics), Edition(if not the first), Vol.(if a multivolume work). Place of publication: Publisher, Year, page number(s) (if appropriate)

Contoh :

D. C. Schmidt, M. Stal, H. Rohnert, F. Buschmann: Pattern-Oriented Soft-ware Architecture – Patterns for Concurrent and Networked Objects, John Wiley & Sons, 2000

Artikel dalam Seminar/Workshop

Format Standar

[#] A. A. Author of Part, “Title of chapter or part,” in Title: Subtitle of book, Edition, Vol., A. Editor Ed. Place of publication: Publisher, Year, pp. inclusive page numbers.

Contoh :

T. Saridakis:  A System of Patterns for Fault Tolerance, Proceedings of the 7th European Conference on Pattern Languages of Programs (EuroPLoP 2002), Irsee, Germany, July 2002

Sumber Online

Sebisa mungkin berikan gambaran yang lengkap mengenai artikel seperti penulis jika ada, judul, tanggal akses.

“Markov Chain”, 2011

http://en.wikipedia.org/wiki/Markov_chain

Denial of Service

Artikel ini saya tulis sebagai bagian dari serangkaian tugas Keamanan Informasi Lanjut dengan Dosen Pak Budi Raharjo.

Menurut informasi yang bisa didapatkan di http://www.cert.org/tech_tips/denial_of_service.html,  ada tiga tipe serangan yang dikategorikan dibawah Denial of Service Attack yaitu :

  • Pengkonsumsian sumber daya langka, terbatas, atau tak terbarukan
  • Penghancuran atau perubahan informasi konfigurasi jaringan
  • Penghancuran atau perubahan fisik komponen jaringan

Pada tugas kali ini, saya tidak memasukkan hasil tersebut kedalam blog saya dikarenakan alasan-alasan yang khawatirnya dapat menyebabkan masalah hukum atau masalah dengan website yang saya gunakan sebagai bahan percobaan.

Untuk contoh kasus kali ini saya menggunakan serangkaian teks “aaaaabbbbbbb” yang diulang dan disimpan kedalam file .txt. File tersebut saat dicek besar ukurannya mencapai 34,6 MB. Isi dari file tersebut yang saya gunakan untuk mengetes Denial of Service beberapa website.

Yang pertama dites kali ini adalah formulir komentar pada sebuah blog post. Dengan menggunakan file seperti yang disebutkan diatas maka didapatkan hasil sebagai berikut :

 

Setelah ditekan poskan komentar, Tab tersebut pada Web Browser google chrome sempat hang beberapa menit sebelum akhirnya menunjukkan output error message seperti yang terlihat diatas.

Tes berikutnya adalah dengan memasukkan file text “aaaaaaaabbbbbbbb” tersebut kedalam form pencarian sebuah website.

Dikarenakan saya menggunakan koneksi dari dalam kampus, setelah hang beberapa menit, ternyata request saya ditolak oleh proxy server yang saya gunakan. Hasil error yang didapatkan oleh proxy server adalah bahwa URL yang diminta malformed.

Berikutnya saya mencoba untuk mengisi semua field dari pendaftaran universitas tertentu dengan text 34.6 MB “aaaaaaaaaaaabbbbbbbbb” yang saya sebutkan sebelumnya. Ternyata setelah daya tekan tombol submit, system web browser saya mengalami crash.

Keamanan Informasi Indonesia dan Patriotisme

Saya ingin mengucapkan terima kasih terhadap Pak Budi Raharjo yang telah memberikan topik tugas yang menginspirasi saya untuk menulis sebuah artikel di blog ini. Pada artikel ini saya berusaha untuk mengungkapkan pola dan kebiasaan “Patriotic-Hacking” yang dilakukan oleh komunitas hacker Indonesia.

Permasalahan keamanan informasi di Indonesia tidak hanya terjadi disebabkan oleh aksi kriminalitas yang mencari keuntungan semata. Justru beberapa kasus besar yang menjadi sorotan media adalah kasus-kasus yang aksinya didorong oleh sebuah ideologi yang patriotis. Walaupun cracking sebenarnya termasuk dalam hal yang merugikan pihak lain sehingga termasuk dalam aksi kriminal, para cracker menggunakan kemampuannya meretas sistem pihak lain bak seperti demonstran yang terjun ke jalan dan meninggalkan jejak-jejak tulisan pesan yang ingin mereka sampaikan dan didengarkan.

Aksi-aksi tersebut tidak hanya dilakukan sebagai perlawanan terhadap hacker dari bangsa lain, tapi juga sebagai bentuk protes terhadap pemerintah berserta aparatur terhadap kejadian-kejadian yang dianggap merugikan rakyat Indonesia.

Berikut adalah beberapa list kasus peretasan sistem yang didorong oleh stimulus ideologi dan bukan keuntungan kriminalitas semata-mata.

  1. Cyber War antara Indonesia dengan Malaysia (2008)
  1. Protes terhadap perlakuan Polri atas Susno Duaji  (2010)
  1. Kekecewaan terhadap kondisi bangsa dengan meretas situs TNI (2011)

Cyber War antara Indonesia dengan Malaysia

Dikarenakan berbagai isu yang membuat hubungan Indonesia – Malaysia bersitegang, tidak hanya pemerintah dan tentara negara masing-masing yang mengambil kuda-kuda perseteruan hukum. Pada tahun 2008 dimana ketegangan antara kedua negara memuncak, perang antar kedua negara sudah pecah di dunia cyber. Awal dari peperangan cyber tersebut adalah antara yadoyy666 dari Indonesia dengan lawannya Alien Crew asal Malaysia.

Kedua komunitas hacker tersebut saling mengumpulkan point jumlah deface terhadap situs asal negara lawan. Perseteruan semakin ramai setelah bergabungnya komunitas-komunitas hacker lain dari masing-masing negara. Saling ejek antar masing-masing hacker dari negara Indonesia dan Malaysia dilakukan melalui peninggalan pesan dan gambar hasil deface situs resmi.

Protes terhadap perlakuan Polri atas Susno Duaji

Pada tahun 2010, kasus pengungkapan borok di tubuh Polri mulai diungkapkan oleh mantan Kabareskrim Mabes Polri Susno Duadji. Sikap aparat penegak hukum negara terhadap whistle-blower tersebut terkesan secara vulgar mencoba untuk membungkam dan menutup-nutupi statement-statement Susno Duadji yang selayaknya bisa digunakan sebagai awal untuk membersihkan pelaku organisasi di tubuh Polri. Sikap tersebut yang secara terang-terangan mencoba untuk membalikkan statement-statement whistle-blower dan menutupi borok di tubuh Polri menyebabkan perlawanan rakyat di jagat maya mulai berkembang.

Para hacker menggunakan Susno Duadji sebagai ikon perlawanan terhadap korupsi penegakan hukum di Indonesia. Dengan demikian para hacker menggunakan poster Susno Duadji Idolaku dari halaman blog Yosbeda sebagai tampilan utama terhadap situs-situs yang dirusak.

Hingga Jumat (14/5/2010) terdapat setidaknya 60 situs yang telah dideface oleh gambar poster tersebut. Selain itu, situs resmi Polres Metro Bandar Udara Soekarno Hatta juga ikut menjadi sasaran  sebagai bentuk protes rakyat Indonesia yang berkecimpung di dunia maya terhadap ketidak adilan yang terjadi di tubuh penegak hukumnya.

Kekecewaan terhadap kondisi bangsa dengan meretas situs TNI

Berbagai cara dapat dilakukan oleh seorang anak bangsa dalam menyampaikan pesan saran serta kekecewaannya terhadap kondisi pemerintah dan bangsa saat ini. Seorang jurnalis dapat menulis dalam sebuah surat kabar, berbagai LSM dapat turun di jalan untuk melakukan aksi demonstrasi. Dengan demikian tidak mengherankan bila seorang hacker menggunakan kemampuannya untuk meninggalkan pesannya secara langsung di situs web TNI.

Tidak beberapa lama ini pada tahun 2011, seorang hacker meninggalkan pesan keluhannya pada situs milik TNI di tni.mil.id. Pesan yang ditinggalkannya ditulis di sub halaman http://tni.mil.id/images/ dengan tampilan beberapa gambar mantan Presiden Soeharto disertai tulisan:

“INDONESIA LEBIH DISEGANI DUNIA DI JAMAN SUHARTO……
TAPI SKRG APA..?

malingsia dulu takud sama kita,
tapi
sekarang apa????”

not a blog about voltmeters

Sorry to anyone who searched for the keyword “viltohmyst” on a search engine and stumbled upon this blog.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.